Aceh Tamiang, Kamis (25/12/2025) — Tim Medis Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) melaksanakan kunjungan Mobile Clinic berbasis Home Care bagi masyarakat terdampak banjir di Dusun Jawa, Desa/Kelurahan Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan layanan kesehatan pascabencana, khususnya bagi warga yang mengalami keterbatasan mobilitas dan akses ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan berlangsung pada pukul 08.00–16.00 WIB, dengan pendekatan kunjungan langsung ke rumah warga sebagai strategi utama pelayanan. Home care dilakukan untuk menjangkau pasien yang tidak memungkinkan datang ke posko kesehatan akibat kondisi kesehatan, usia lanjut, maupun dampak fisik pascabanjir yang masih dirasakan masyarakat.

Dalam pelaksanaan kunjungan home care ini, Tim Medis UMMAT memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan secara langsung di rumah pasien. Total 43 pasien berhasil dilayani, dengan distribusi usia yang didominasi oleh kelompok usia produktif 19–59 tahun sebanyak 22 orang, disusul kelompok lanjut usia >59 tahun sebanyak 13 orang, anak usia 5–18 tahun sebanyak 5 orang, serta balita <5 tahun sebanyak 3 orang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, keluhan yang paling banyak ditemukan adalah penyakit lain-lain seperti cephalgia, myalgia, dan vertigo sebanyak 16 kasus, diikuti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sebanyak 15 kasus. Selain itu, ditemukan penyakit kardiovaskular termasuk hipertensi dan riwayat stroke sebanyak 9 kasus, dyspepsia sebanyak 5 kasus, penyakit kulit sebanyak 3 kasus, diare akut sebanyak 2 kasus, serta masing-masing 1 kasus diabetes, cedera trauma, dan cedera non-trauma.

Pendekatan home care memungkinkan tim medis melakukan assessment klinis secara lebih komprehensif, termasuk pengamatan langsung terhadap kondisi fisik pasien dan lingkungan tempat tinggal pascabencana. Temuan lapangan menunjukkan bahwa kondisi lingkungan dan aktivitas pascabanjir berkontribusi terhadap munculnya keluhan pernapasan, gangguan muskuloskeletal, serta keluhan kesehatan lain yang memerlukan penanganan langsung di tempat.

Melalui kunjungan rumah ini, Tim Medis UMMAT berupaya memastikan bahwa layanan kesehatan tetap menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan yang berisiko mengalami keterlambatan penanganan medis. Home care menjadi bentuk pelayanan kesehatan yang adaptif terhadap situasi krisis, dengan menempatkan kebutuhan dan kondisi pasien sebagai pusat pelayanan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Laporan Hasil Kunjungan Mobile Clinic (Home Care) yang dilaksanakan oleh Tim Medis Universitas Muhammadiyah Mataram di wilayah Rantau Pauh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang sebagai wujud nyata pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat pascabencana banjir.

Melalui penguatan layanan home care, Tim Medis UMMAT berharap dapat berkontribusi dalam mempercepat pemulihan kondisi kesehatan warga serta mencegah perburukan penyakit pada masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang.
Sebagai penutup, Universitas Muhammadiyah Mataram menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, khususnya melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek RI. Dukungan program ini menjadi landasan penting bagi pelaksanaan aksi kemanusiaan dan penguatan peran perguruan tinggi dalam penanggulangan bencana di Indonesia.