Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Mataram (FK UMMAT) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas melalui pengembangan kerja sama dengan berbagai rumah sakit dan institusi pendidikan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Studium Generale Mahasiswa Baru dan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Wahana Pendidikan yang dilaksanakan pada Jumat, 25 September 2026, di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Mataram.
Mengangkat tema “Mengenal Wahana Pendidikan Klinis: Sinergi Akademik dan Layanan Kesehatan Bersama RS Mitra”, kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat proses pendidikan kedokteran yang tidak hanya berlangsung di lingkungan kampus, tetapi juga terintegrasi dengan pengalaman pembelajaran klinis di rumah sakit.

Melalui kerja sama dengan rumah sakit mitra, mahasiswa FK UMMAT nantinya dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih dekat dengan lingkungan pelayanan kesehatan. Pengalaman tersebut mencakup pengenalan terhadap budaya profesional, proses pelayanan pasien, komunikasi dalam lingkungan klinis, serta penerapan ilmu kedokteran dalam praktik.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan dari sejumlah rumah sakit serta institusi pendidikan, di antaranya RS Mutiara Sukma NTB, RSUD Provinsi NTB, RSUD Kabupaten Lombok Utara, RS Mandalika Provinsi NTB, RS H.L. Manambai Abdulkadir, RSUD Patut Patuh Patju, RS Unram, serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram.

Kehadiran berbagai institusi tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam membangun ekosistem pendidikan kedokteran yang berkesinambungan.
Wahana pendidikan klinis memiliki peran penting dalam memperkaya proses pembelajaran mahasiswa, khususnya dalam mengembangkan kemampuan klinis, komunikasi, profesionalisme, kerja sama interprofesional, serta pemahaman terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Bagi FK UMMAT, kerja sama dengan rumah sakit dan institusi pendidikan tidak hanya menjadi bentuk kemitraan kelembagaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghubungkan pembelajaran akademik dengan dinamika pelayanan kesehatan di lapangan.

Penguatan kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih komprehensif sekaligus mempersiapkan mahasiswa untuk menjalani setiap tahapan pendidikan kedokteran dengan kesiapan akademik dan profesional.
Melalui Studium Generale, mahasiswa baru juga diperkenalkan sejak awal bahwa perjalanan menjadi seorang dokter merupakan proses panjang yang membutuhkan pembelajaran berkelanjutan, pengalaman klinis, kemampuan berkolaborasi, serta keterlibatan berbagai unsur dalam ekosistem kesehatan.
Dengan semakin kuatnya kerja sama bersama rumah sakit dan institusi pendidikan, FK UMMAT terus berupaya menghadirkan pengalaman pendidikan yang relevan dengan perkembangan ilmu kedokteran dan kebutuhan pelayanan kesehatan, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia kesehatan di Nusa Tenggara Barat.
Sinergi akademik dan layanan kesehatan menjadi bagian penting dari langkah FK UMMAT dalam membangun pendidikan kedokteran yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.